Selamat Datang di Bumi Jagad Besemah

23 July, 2012

POTENSI KOPI DI BENGKULU


POTENSI KOPI DI BENGKULU

Produksi Perkebunan Kopi untuk Tahun 2006 Terdiri dari : Produksi Perkebunan Rakyat :63,426 Ton,Produksi Perkebunan Swasta :331 Ton, Untuk Tahun 2007 terdiri dari Produksi Perkebunan Rakyat :55,162 Ton, Untuk tahun 2008 yang terdiri dari Perkebunan Rakyat : 53,146 Ton,Untuk Tahun 2009 terdiri dari : Produksi Perkebunan Rakyat :55,271 Ton,Produksi Perkebunan Swasta :147 Ton, Untuk tahun 2010 terdiri dari : Produksi Perkebunan Rakyat :54,801 Ton,Produksi Perkebunan Swasta :147 Ton statusnya masih sementara

Luas Area Untuk Perkebunan Kopi yang terdiri dari perkebunan Rakyat:97,149 Ha,dan Perkebunan Swasta :306 Ha
Produksi 2010 (Ton)
54.948
Produksi 2009 (Ton)
55.418
Produksi 2008 (Ton)
53.146
Produksi 2007 (Ton)
55.162
Produksi 2006 (Ton)
63.757

Sumber Data:
Statistik Perkebunan 2009-2011
Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
Komp Deptan Gedung C Lt-III Ruang.307 Jl. Harsono R.M No. 3 Ps Minggu Jakarta Selatan 12550
Telp 021-7817693 021-7815380-4 Ext-4318
Fax 021-7815586 021-7815486

Lahan yang Sudah Digunakan (Ha)
97.455

Sumber Data:
Statistik Perkebunan 2009-2011
Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
Komp Deptan Gedung C Lt-III Ruang.307 Jl. Harsono R.M No. 3 Ps Minggu Jakarta Selatan 12550
Telp 021-7817693 021-7815380-4 Ext-4318
Fax 021-7815586 021-7815486

Wilayah Potensi Pengembangan Komoditi Kopi

No
Nama Daerah
Luas Lahan
1
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 3.055
2
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 7.888
3
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 8.055
Status Lahan: luas Lahan Perkebunan Rakyat Untuk Kopi terdiri dari TBM:1,400 TM:4,950 TTM:1,705
4
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 24.017
5
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 7.626
Status Lahan: Luas Lahan Perkebunan Rakyat Untuk Kopi terdiri dari TBM:1,531 TM:5,080 TTM:1,015
6
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 148
7
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 21.059
8
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 15.370
9
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 21
Status Lahan: luas Lahan Perkebunan Rakyat Untuk Kelapa Sawit terdiri dari TBM:1 TM:20

POTENSI KOPI DI SUMATERA SELATAN


POTENSI KOPI DI SUMATERA SELATAN

Jumlah produksi perkebunan rakyat pada tahun 2010 merupakan angka sementara
PRODUKSI 2010 (TON)
134.602
PRODUKSI 2009 (TON)
131.601
PRODUKSI 2008 (TON)
155.372
PRODUKSI 2007 (TON)
148.281
PRODUKSI 2006 (TON)
150.167

sumber : http://regionalinvestment.bkpm.go.id

Sumber Data: Statistik Perkebunan Indonesia 2009-2011
Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
Komp Deptan Gedung C Lt-III Ruang.307 Jl. Harsono R.M No. 3 Ps Minggu Jakarta Selatan 12550
Telp 021-7817693 021-7815380-4 Ext-4318
Fax 021-7815586 021-7815486

LAHAN YANG SUDAH DIGUNAKAN (HA)
257.849
STATUS LAHAN
Perkebunan Rakyat

Sumber Data:
Statistik Perkebunan Indonesia 2009-2011
Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan
Komp Deptan Gedung C Lt-III Ruang.307 Jl. Harsono R.M No. 3 Ps Minggu Jakarta Selatan 12550
Telp 021-7817693 021-7815380-4 Ext-4318
Fax 021-7815586 021-7815486

WILAYAH POTENSI PENGEMBANGAN KOMODITI KOPI

NO
NAMA DAERAH
LUAS LAHAN
1
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 4.475
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
2
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 69.488
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
3
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 52.471
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
4
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 23.405
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
5
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 315
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
6
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 5.500
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
7
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 39
8
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 1.264
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
9
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 18.075
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
10
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 70.799
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
11
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 2.270
Status Lahan: Perkebunan Rakyat
12
Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 8.313
Status Lahan: Perkebunan Rakyat

PENGUSAHA ITALIA CICIPI KOPI SUMSEL


PENGUSAHA ITALIA CICIPI KOPI SUMSEL


Kopi Sumsel tidak hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga di sejumlah negara. Sumsel sebagai penghasil kopi terbesar di Indonesia, saat ini dilirik sejumlah negara penggemar kopi. Salah satunya Italia. Bahkan, kemarin sejumlah pengusaha kopi negara tersebut datang langsung.
“Kita ke sini ingin membeli kopi mentah asal Indonesia. Kita harapkan, kerja sama ini bisa berjalan baik, sebab kopi Indonesia sudah sangat terkenal,” ujar Massimiliano Febian, CEO DEMUS Green Decaffeinated Coffee Production asal Italia, usai bertemu Sekda Sumsel Drs H Musyirif Suardy HN MM, di ruang Bina Praja Pemprov Sumsel.
Febian mengatakan, dalam asosiasi kopi Italia bergabung sekitar 50 pengusaha dengan jumlah member mencapai seribu orang. Tentunya, dengan potensi ini akan sangat baik menjalin kerja sama dengan produsen kopi langsung seperti Sumsel. 
“Di Italia kita memiliki mesin yang bagus untuk pengolahan. Nantinya akan kita buat dalam bentuk kemasan dengan taste (rasa) yang berbeda. Makanya, kita nanti berharap pengusaha Sumsel bisa memiliki gudang kopi sendiri yang terjaga untuk dikirim ke Italia secara langsung,” ujarnya.
Samuil Khatib, kepala Dinas Perkebunan Sumsel mengatakan, potensi kopi Sumsel terbesar di Indonesia. Hanya saja, yang muncul ke luar adalah kopi Lampung karena dikirim ke pasar domestik dan internasional melalui pelabuhan Lampung. 
“Padahal yang dibawa itu kopi kita, tetapi yang terkenal kopi Lampung. Sebab produksi kita di sini paling besar,” ujar Samuil.
Dikatakannya, Sumsel memiliki lahan perkebunan kopi terbesar mencapai 2.72 ribu hektare (ha). Setiap tahun, produksi kopi di Sumsel mencapai 150 ribu ton dan nomor dua baru diduduki Lampung. Total produksi kopi Indonesia 800 ribu ton/tahun. 
“Makanya, kepada pengusaha Italia kita jelaskan kalau kita penghasil kopi terbesar di Indonesia. Mereka juga akan memilah kekhasan kopi yang kita produksi. Sebab, produksi kopi di Italia cukup besar mencapai 7 juta beck/tahun dimana satu beck sekitar 60 kg,” katanya.
Dari jumlah ini, sekitar 4,5 juta beck kopi ini dikonsumsi di Italia. Dan ini akan memberikan peluang pasar lebih baik kepada Sumsel. Untuk harga kopi robusta yang diproduksi saat ini sekitar 1 sampai 1,5 dolar AS/kg. 
Erizal Sodikin, atase pertanian KBRI Roma yang mendampingi rombongan mengatakan, kedatangan pengusaha kopi Italia ini sekaligus memberikan informasi yang benar jika kopi yang terkenal di Italia berasal dari Sumsel. Sebab, banyak dunia internasional mengetahui kopi yang diekspor keluar negeri adalah kopi Lampung.
“Mereka ke sini mencari taste kopi yang khas. Kita juga berikan pengertian kalau produski kopi terbesar di Indonesia ada di Sumsel. Kopi ini akan diolah di Italia dengan teknologi penghasil kopi tanpa kafein untuk kesehatan,” ujarnya.
Selanjutnya, sejumlah pengusaha Italia diajak untuk melihat langsung proses pengolahan kopi di Gedung Kopi Aeki. Di sini, pegusaha kopi mencoba dan mencicipi langsung aroma kopi asli dari berbagai daerah. Sambutan dari pengusaha pun sangat baik dan mengatakan aroma khas kopi asli asal Sumsel cukup baik. 

Eksportir Kopi Sumatera Selatan Kalah Bersaing


Eksportir Kopi Sumatera Selatan Kalah Bersaing
Suara Indonesia
Friday, 11 March 2011
Nilai ekspor komoditas kopi Sumsel terus merosot sejak 2009. Pemicunya, eksportir kopi Sumsel kalah bersaing dengan eksportir asal Lampung yang berani memasang harga beli tinggi.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Eppy Mirza,saat ini jumlah eksportir aktif yang terdata pihaknya memang sangat sedikit. Hanya tersisa lima eksportir.
Jumlah ini jauh berkurang dari tahuntahun sebelumnya sebanyak 15 eksportir. Eppy mengatakan, minimnya jumlah eksportir ini terjadi lantaran mereka tidak lagi memiliki bahan yang siap ekspor karena petani lebih memilih menjual hasil panennya ke Lampung. Para petani itu menjual hasil panen kepada pengumpul untuk kemudian dijual ke Lampung karena selisih harga yang menggiurkan. “Modal mereka lebih kuat, jadi mereka berani beli kopi petani dengan harga sedikit lebih tinggi. Makanya sekarang petani lebih memilih menjual kopi ke Lampung daripada ke eksportir Sumsel,”kata dia kemarin. Eppy mengatakan, petanipetani itu merupakan penghasil dari beberapa daerah penghasil kopi terbesar,seperti Pagaralam,Semendo,Ranau. Dia menjelaskan, sejak 2008, nilai ekspor kopi di Sumsel terus tergerus, dari sebelumnya USD19.000 menjadi USD16.392 pada 2009.
Demikian halnya sampai November 2010, nilai ekspor tercatat hanya mampu membukukan nilai USD14.538 saja. Sejauh ini, kopi Sumsel sangat diterima di kawasan Eropa, seperti Belanda, Prancis, Jerman, Belgia. Sedangkan, untuk di kawasan Asia Timur, negara seperti Jepang dan Hong Kong merupakan tujuan utama. “Hampir 70% ekspor kopi kita ke sana. Sebab kopi jadi komoditas utama untuk menghadapi musim dingin selain alkohol,”tegasnya.
Sementara itu,berdasarkan data BPS Sumsel, ekspor komoditas kopi tetap mengalami peningkatan dibandingkan pada 2009. Hanya, nilainya sangat kecil tidak seperti yang dilakukan komoditas lain CPO dan Batubara. “Untuk komoditas kopi,ekspornya naik 0,5% saja. Sangat jauh dari Karet, CPO dan Batubara,” pungkas Kepala BPS Sumsel Haslani Haris.  

16 July, 2012

Melakukan Hardreset di Ponsel Symbian


Melakukan Hardreset di Ponsel Symbian (di test di Nokia 5320 XM, Nokia N73 dan Nokia 6120c)

Disadari ataupun tidak, ponsel yang memiliki OS Symbian memiliki beberapa kekurangan pada System Operasinya. Selayaknya Windows, OS Symbian juga akan berjalan semakin lambat dalam jangka waktu tertentu. Entah karena kebanyakan data atau masih adanya bug di ponsel tersebut. Karena itu saya menyarankan selalu update firmware ponsel kamu setiap ada firmware terbaru. Kalau tidak ada firmware baru? Apa yang harus kita lakukan? HardReset. Itu cara paling ampuh mengatasi semua masalah yang terjadi pada sistem. Dengan hardreset, ponsel akan menghapus semua data yang ada, sehingga software ponsel akan kembali seperti pada kondisi pertama kali keluar dari pabrik.
Resikonya dengan melakukan hardreset?
Semua data yang tersimpan di memori ponsel akan terhapus, termasuk semua aplikasi yang ada. Walaupun ada aplikasi yang terinstall di memory card, kemungkinan besar aplikasi tersebut tidak akan bisa di jalankan. Karena itu, kalau ingin melakukan hardreset, siap siaplah kehilangan semua data dan aplikasi yang ada.
Untuk melakukan Hardreset, ada 2 cara yang saya tahu, itupun tergantung kondisi masalah yang kita alami.
Pertama, untuk ponsel dengan masalah, lambatnya sistem kinerja ponselnya, cukup melakukan hardreset dengan cara tekan *#7370# dari menu standby. Maka akan muncul notifikasi seperti pada gambar di samping, dengan menekan “Ya”, maka ponsel akan langsung melakukan hardreset. Dan semua data yang ada akan terhapus. Karena itu jangan lupa membuat cadangan data data ponsel.
Kedua, biasa kita kenal dengan Hardreset 3 jari, karena harus menekan beberapa tombol sekaligus untuk melakukan hardreset. Hardreset seperti ini di lakukan kalau ponsel gagal restart atau gagal booting atau ponsel tidak mau hidup saat di tekan tombol power. Contoh ponsel tidak mau hidup, biasanya kalau di tekan tombol power, hanya akan tampil layar putih kosong, lalu ponsel mati lagi.
Untuk ponsel symbian 2nd edition ataupun 3rd edition silahkan lakukan hardreset dengan cara menekan dan menahan tombol *, tombol Call (hijau), angka 3, dan juga tombol power. Tekan dan tahan 4 tombol tersebut sampai ponsel kembali hidup normal, mungkin gak bisa sekali jadi. Mungkin teman teman harus berusaha melakukannya beberapa kali sampai ponsel tersebut kembali restart dengan normal. Yang perlu di ingat mengenai tombol power, pada beberapa ponsel seperti Nokia E63, tidak ada tombol power khusus, karena tombol powernya menyatu dengan tombol call end/tombol merah. Kalau demikian adanya, berarti kita harus menekan dan menahan tombol *, tombol Call (hijau), angka 3, dan juga call end/tombol merah untuk melakukan hardreset.
Untuk ponsel Nokia 5230 / 5233 / 5235 / 5530 / 5800 / C6 / X6, mempunyai cara yang berbeda karena merupakan ponsel touchscreen. Untuk melakukan hardreset, silahkan tekan dan tahan tombol Call (hijau), Call end(merah), tombol kamera, dan juga tombol power.
Untuk ponsel Nokia N97 / Nokia N97 Mini, mempunyai cara yang berbeda lagi. Untuk melakukan hardreset, silahkan tekan dan tahan tombol Shift, Spasi, Backspace, dan juga tombol power.
Untuk ponsel Nokia N8, untuk melakukan hardreset, silahkan tekan dan t

14 July, 2012

PASCA PANEN KOPI DI KOTA PAGARALAM (NGIRO KAWE)


PASCA PANEN KOPI DI KOTA PAGARALAM ( NGIRO KAWE )

Untuk membuat bubuk kopi yang akan dikonsumsi, biji kopi pilihan yang sudah bersih dan dicuci di sangrai atau dikenal dengan “ngiro kawe” dalam bahasa Pagaralam. biji kopi di sangrai sampai berwarna kehitam-hitaman dan aroma bubuk kopi yang  harum sudah keluar. Bagi yang sering menyangrai kopi, kriteria  biji kopi yang selesai di sangrai akan lebih mudah dikenali. Katanya bubuk kopi yang dihailkan penyangraian dengan  kayu bakart akan menghasilkan bubuk kopi yang bagus. Biji kopi yang sudah disangrai kemudian bisa digiling atau dikenal dengan istilah “ditutuk’ dalam bahasa Pagaralam.



PASCA PANEN KOPI DI KOTA PAGARALAM (NJUAL)


PASCA PANEN KOPI DI KOTA PAGARALAM (NJUAL)

Saatnya jual biji kopi, sebelum menjual biji kopi sebaiknya mencarai tahu harga kopi pasaran dan cari pedagang pengumpul kopi atau toke/tuke yang baik J


PASCA PANEN KOPI DI KOTA PAGARALAM (NGARUNG)


PASCA PANEN KOPI DI KOTA PAGARALAM (NGARUNG)

Jika kopi sudah kering, biasanya ditandai dengan bunyi ketika buah kopi yang sudah hitam digoyang atau di shake lah  dalam bahasa *** J. Buah kopi yang sudah kering atau disebut buah kopi gelondong atau buah kopi labu dalam bahasa Pagaralam. buah kopi  ini sudah dapat dikemas/ dimasukkan ke dalam karung. Untuk kemudian digiling atau disimpan. Penyimpanan tidak boleh lebih dari 3 bulan supaya biji kopi tidak cacat rasa (moldy, earthy, fermented).