Selamat Datang di Bumi Jagad Besemah

11 July, 2012

PETANI KOPI SUMATERA SELATAN ZAMAN DULU


PETANI KOPI SUMATERA SELATAN  ZAMAN DULU




  Sebagai ibukota dan pusat perdagangan, kopi yang dihasilkan daerah derah, seprti Pagaralam mengalir ke Kota Palembang. Kopi yang merupakan salah satu komoditi andalan dari propinsi Sumatera Selatan ini sudah menjadi salah satu primadona dari dulu, yang penyebaran kopi sendiri banyak meliputi kota-kota keresidengan di Palembang, pada zaman dahulu perdagangan kopi dikuasai oleh tiga kelompok besar. Yaitu, kelompok firma; antara lain Lim Kin Hin dan H. Akil. Nama terakhir ini demikian terkenal dan berpengaruh sehingga sampai masa sekarang, kawasan kediamannya di 4 Ulu (kini masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Seberang Ulu I) dikenal sebagai Lr. Firma. Kelompok ini tidak punya jaringan sendiri untuk mengeskpor sehingga memasok firma lain untuk aktivitas itu.
Kelompok kedua adalah tiga eksportir yang terdiri atas Haji Muhammad Soleh Company, Firma Ong Tek Jang, dan NV Goei’s Handelmaatschappij; yang dikenal sebagai Kongsi Tiga. Kelompok ini mengeskpor sendiri hasil pembelian kopi dari wilayah Uluan Palembang.
Kelompok ketiga adalah eksportir tanpa organisasi pemborong di wilayah pedalaman. Kelompok ini terdiri atas hampir semua perusahaan kolonial. Antara lain, NV Java Sumatra Handelmaatschappij, Jacobson ven den Berg, Molukse Handelsvenootchap, dan Handelmaatschappij Kian Gwan. Semua perusahaan milik Kolonial ini sangat tergantung dengan Kongsi Tiga. Mereka pun terpaksa menelusuri sendiri daerah pedalaman untuk mendapatkan kopi agar tidak selalu tergantung pada Kongsi Tiga.
Dengan struktur perusahaan serupa itu, perusahaan milik Kolonial dapat dikatakan kurang berhasil dibanding dengan perusahaan-perusahaan kompetitornya. Hal ini, terutama, disebabkan belum terbukanya akses transportasi darat di wilayah Keresidenan Palembang.

Sumber : Kaskus

No comments:

Post a Comment